Banyak orang bertanya-tanya kenapa parfumnya tidak tahan lama, bahkan setelah memakai produk terkenal. Padahal, masalahnya sering kali bukan di parfum, melainkan di aspek lain, seperti cara pakainya.
Mengetahui cara agar bau parfum tahan lama memang bukan hanya soal memilih merek terbaik, namun juga bagaimana kamu memakainya. Supaya wangi parfummu bisa awet, penting untuk menghindari kesalahan-kesalahan umum dalam penggunaannya.
Kenapa Parfum Tidak Tahan Lama? Mungkin Kamu Melakukan Kesalahan Ini
Nah, biar kamu tak lagi buang-buang parfum dan tetap wangi sepanjang hari, ada beberapa hal yang perlu dihindari agar bau parfum tahan lama. Simak ya!
1. Menggosok Bagian yang Disemprot
Masalah klasik dari hilangnya aroma parfum dengan cepat adalah kebiasaan menggosok bagian yang disemprot. Misal, setelah menyemprot di pergelangan tangan, kamu langsung menggosoknya dengan asumsi agar baunya menyebar.
Padahal, langkah tersebut kurang tepat. Menggosok pergelangan tangan setelah disemprot bisa memecah molekul parfum. Alhasil, wanginya dapat berubah, rusak, bahkan cepat hilang.
2. Menyemprot Parfum dari Jarak Terlalu Dekat
Menyemprot parfum ada tekniknya sendiri. Termasuk salah satunya mengenai jarak yang tidak dianjurkan untuk terlalu dekat.
Penyemprotan parfum dalam jarak terlalu dekat bisa membuat aromanya menumpuk di satu titik dan tidak menyebar merata. Solusinya, kamu bisa mulai menyemprot dari jarak sekitar 15–20 cm agar partikel parfumnya tersebar ke berbagai area.
3. Pakai Parfum di Kulit Kering dan Tidak Menggunakan Pelembap
Kulit yang kering dapat membuat parfum lebih cepat menguap. Solusinya, kamu bisa mengoleskan pelembap tanpa aroma sebelum menyemprot parfum.
4. Menyemprot di Area yang Tidak Tepat
Titik semprot parfum penting diperhatikan untuk menjaga aromanya tetap awet. Menyemprot di titik acak bisa membuat aroma parfum cepat hilang tanpa bekas apa pun.
Fokus saja pada titik nadi seperti leher, pergelangan tangan, belakang telinga, dan lipatan siku. Di area tersebut, panas tubuh akan membantu menyebarkan aroma dari parfum yang dipakai.
5. Terlalu Banyak Menyemprot
Terkadang, ada seseorang yang merasa lebih banyak semprotan akan menjadikan parfum semakin awet. Pemahaman demikian kurang tepat, karena parfum yang terlalu banyak justru bisa membuat aromanya tumpang tindih, bahkan mengganggu orang lain.
Maka, cukup 2–4 semprotan saja di titik strategis. Ketepatan pemakaiannya juga bisa menghindari borosnya isi parfum.
6. Salah Menyimpan Parfum
Parfum yang disimpan di tempat panas atau terkena cahaya matahari bisa berubah aroma dan menurun kualitasnya. Maka, penting dipahami untuk konsumen agar menyimpannya di tempat sejuk dan jauh dari sinar langsung.
7. Tidak Menggunakan Parfum Setelah Mandi
Salah satu waktu terbaik untuk pakai parfum adalah setelah mandi. Sebab, di momen ini pori-pori kulit masih terbuka dan lembap. Kulit bersih juga membuat parfum lebih mudah menyerap dan menempel lama.
8. Hanya Menyemprotkan Parfum ke Pakaian
Parfum mungkin menempel di kain, namun aromanya tidak akan menyebar dengan cara yang sama seperti di kulit. Belum lagi, ada beberapa jenisnya yang dapat meninggalkan noda.
Solusinya, kamu bisa ikut menyemprot parfum di kulit. Jika tetap ingin menempel di pakaian, oleskan sedikit demi sedikit dan jangan berlebihan.
9. Tidak Menggunakan Produk Pelengkap
Beberapa brand menyediakan body lotion atau deodorant dengan aroma senada dengan parfum. Penggunaan pelengkap ini bisa memperkuat dan mempertahankan aroma parfum lebih lama.
10. Memakai Parfum Kadaluarsa
Parfum lama bisa berubah aromanya, terutama jika tidak disimpan dengan benar. Umumnya, parfum bisa bertahan antara 3–5 tahun.
Terlepas dari itu, apabila mendapati warnanya sudah gelap atau aromanya aneh, jangan gunakan lagi. Bisa jadi, itu tanda sudah saatnya mengganti parfum.
Jadi, apabila ada orang bertanya kenapa parfumnya tidak tahan lama, bisa jadi mereka tanpa sadar melakukan kesalahan-kesalahan kecil saat menggunakannya. Bersama pemahaman lebih jauh dari ulasan di atas, kamu dapat menerapkan cara agar bau parfum tahan lama tanpa perlu repot semprot ulang.



