Saat membeli parfum, kita lebih sering hanya berfokus pada pilihan aroma yang ditawarkan. Sehingga kita lupa ada beberapa informasi penting lainnya yang tak boleh dilewatkan ketika memilih parfum. Misalnya jenis parfum, notes parfum hingga jenis bahan apa yang dipakai untuk dapat menghasilkan aroma yang unik.
Kamu pun mungkin sering menemukan tulisan seperti Eau de Parfum atau Eau de Toilette pada kemasan dan botol parfum, namun masih kurang memahami apa maksudnya. Sebab kebanyakan dari kita lebih familiar dengan wewangian jenis cologne.
Supaya kamu tak semakin bingung, dan bisa semakin memahami jenis-jenis parfum, berikut kami paparkan mengenai perbedaan Eau de Parfum (EDP), Eau de Toilette (EDT), dan Cologne. Sehingga kamu dapat memilih wewangian yang tepat.
Jenis-Jenis Parfum
Setidaknya ada tiga jenis parfum yang umum beredar di pasaran, yaitu:
Eau de Parfum (EDP)
Eau de Parfum merupakan jenis minyak wangi yang memiliki kandungan alkohol sedikit, namun memiliki kadar wewangian yang cukup tinggi. Disebutkan bahwa kadar atau konsentrasi wewangian pada parfum jenis ini mencapai 8 – 16 persen atau 15 – 20 persen.
Minyak wangi jenis Eau de Parfum jadi salah satu yang paling populer. Itu karena parfum ini menawarkan keseimbangan antara kualitas dan harga yang terjangkau. Kadar wewangian yang cukup tinggi, membuat parfum tipe ini mampu bertahan lama, terutama ketika disemprotkan ke kulit.
Wanginya bisa bertahan selama 6 – 10 jam, dan mampu memberikan kesan aroma yang mendalam. Menariknya, aroma parfum EDP ini bisa dirasakan secara bertahap.
Karena pertama kali disemprotkan akan mengeluarkan aroma top notes, kemudian mengeluarkan aroma middle notes, dan setelahnya memudar dengan tetap mengeluarkan aroma base notes dari wangi yang kamu pilih.
Menawarkan wangi yang tahan hingga seharian, minyak wangi tipe ini sangat cocok dipakai dalam berbagai situasi, baik siang maupun malam hari.
Eau de Toilette (EDT)
Parfum dengan kadar alkohol rendah, dengan kandungan konsentrasi minyak wangi sekitar 5 – 15 persen. Menjadikan posisinya berada di tengah parfum EDP atau EDC.
Namun dengan kombinasi kandungan seperti itu, membuat harga jual parfum ini lebih terjangkau, dan jadi salah satu yang banyak dicari.
Wewangian ini juga dirancang untuk memberikan aroma yang ringan, dengan aroma top notes yang lebih menonjol, dan memberikan kesan segar. Setelahnya aroma parfum ini akan bergeser ke aroma middle notes yang sifatnya lebih lembut.
Ketahanannya bisa mencapai 3 – 5 jam pemakaian, dan bisa bertahan hingga 10 jam bila disemprotkan langsung ke pakaian. Meski memiliki karakter aroma yang cepat menguap, parfum jenis ini cocok dipakai untuk aktivitas siang hari.
Terkadang aromanya masih bisa tercium ketika disemprotkan pada kulit dalam kondisi lembab. Supaya menjaga aroma tubuh tetap maksimal, disarankan untuk memakai parfum lain dengan aroma yang dapat mengimbangi wangi dari parfum sebelumnya.
Eau de Cologne (EDC)
Meski cukup terkenal di kalangan penyuka parfum, Eau de Cologne ternyata merupakan varian paling basic jika dibandingkan dengan Eau de Parfum (EDP) atau Eau de Toilette (EDT). Karena parfum jenis ini memiliki kadar wewangian yang cukup rendah, sekitar 2 – 5 persen.
Walau begitu, parfum cologne biasanya digunakan pada waktu tertentu, misalnya setelah mandi atau ketika ingin keluar rumah dalam waktu yang tidak terlalu lama. Karena aroma yang dikeluarkan memberikan kesan segar, lembut, serta didominasi oleh wangi citrus dan fruity atau herbal notes.
Dengan kandungan alkohol serta konsentrasi parfum yang rendah, wangi yang dihasilkan hanya mampu bertahan 2 – 4 jam.
Agar kamu lebih memahami perbedaan Eau de Parfum (EDP), Eau de Toilette (EDT), dan Cologne, simak informasi pada tabel berikut.
| Jenis Parfum | Kadar Minyak Wangi | Karakter Aroma | Saran Penggunaan |
|---|---|---|---|
| Eau de Parfum (EDP) | 15-20 persen | Kuat, intens, kompleks, berkembang bertahap. Bertahan 6-8 jam. | Acara formal, malam hari, cuaca dingin, ingin menampilkan kesan mendalam. |
| Eau de Toilette (EDT) | 5-15 persen | Ringan, segar, menonjolkan top notes. Bertahan 3-5 jam. | Sehari-hari, aktivitas kasual, siang hari, cuaca hangat. |
| Eau de Cologne (EDC) | 2-5 persen | Sangat ringan, menyegarkan, dominan citrus/herbal, cepat menguap. Tahan 2-4 jam. | Penyegar instan, cuaca sangat panas, penggunaan singkat. |
Setelah mengerti tentang perbedaan Eau de Parfum (EDP), Eau de Toilette (EDT), dan Cologne, sekarang kamu bisa lebih teliti dalam memilih parfum, dan bisa menemukan parfum seperti apa yang cocok dengan kebutuhanmu.
Agar memaksimalkan aroma dari parfum yang kamu gunakan, ada baiknya untuk mempelajari tentang notes dan signature scent pada parfum. Sehingga minyak wangi yang kamu gunakan tidak hanya menyebarkan aroma yang menyenangkan, tetapi juga bisa menjadi identitas dan memberikan kesan tak terlupakan kepada orang-orang yang kamu temui.



