Cara pakai parfum yang benar menjadi hal penting untuk diperhatikan agar aromanya lebih tahan lama. Bersama penggunaan yang tepat, kamu juga bisa menghemat isi parfum dan tak perlu semprot ulang berkali-kali.
Sebagian orang mungkin menganggap memakai parfum cukup dengan menyemprotkannya secara bebas ke baju atau ke tubuh. Padahal, ada teknik-teknik tertentu yang bisa dipakai agar wanginya bisa bertahan lebih lama.
Singkatnya, pemakaian parfum sangat memengaruhi ketahanan aroma. Bahkan parfum mahal pun bisa cepat hilang jika cara pemakaiannya salah. Nah, supaya kamu tak terus-terusan semprot ulang atau salah menggunakannya, artikel berikut akan mengulas cara memakai parfum agar tahan lama.
Cara Pakai Parfum yang Benar agar Wanginya Tahan Lama
1. Semprotkan ke Titik Nadi
Titik nadi seperti pergelangan tangan, leher, belakang telinga, dan lipatan siku bisa menjadi tempat efektif untuk menyemprot parfum. Sebab, area ini menghasilkan panas tubuh alami lebih tinggi, sehingga dapat membagikan aroma parfumnya ke seluruh bagian tubuh.
Melansir Byrdie, pendiri perusahaan wewangian Ascention, Greta Fitz, juga menganjurkan orang-orang teknik pengaplikasian yang lembut. Adapun salah satunya dengan menepuk-nepukkan parfum pada titik-titik nadi karena panas tubuh manusia bisa menjadi penyebar alami.
2. Jangan Digosok Setelah Disemprot
Kebiasaan ini menjadi satu cara yang sering disalahartikan pengguna parfum. Sebagian dari mereka selalu menggosok pergelangan tangan setelah menyemprot parfum dengan alasan percaya nantinya aroma dari wewangian itu menyebar rata.
Jika kamu masih melakukan kebiasaan itu, sebaiknya segera hentikan. Alasannya karena menggosok parfum justru dapat merusak struktur aromanya dan membuat wanginya cepat menguap.
3. Pakai Setelah Mandi
Aroma wewangian bisa bertahan lama saat kulit terhidrasi. Maka dari itu, aroma parfum juga bisa menempel lebih baik jika disemprotkan setelah mandi
Sebagaimana perawatan kulit, parfum bagus dipakai saat kulit kulit bersih dan lembap, termasuk setelah mandi. Hal ini karena pori-pori kulit masih terbuka dan bisa menyerap aroma dengan maksimal.
4. Semprot dari Jarak yang Tepat
Jarak juga penting saat memakai parfum dengan tepat. Idealnya, semprot parfum bisa dari jarak sekitar 15–20 cm dari kulit.
Menyemprot parfum dari jarak yang tepat bisa membantu penyebaran aroma lebih merata dan tidak terlalu pekat di satu titik. Pada beberapa kondisi, pemakaian cara ini juga dapat menghemat isi parfum karena kamu tidak perlu menyemprotnya berkali-kali.
5. Memakai Deodorant Dulu
Sesekali, parfum sering dipakai untuk menyamarkan bau badan. Namun, hindari menyemprot langsung ke area yang rentan keringat seperti ketiak. Alasannya karena keringat bisa mengubah aroma parfum menjadi tidak sedap.
Sebagai solusi, kamu bisa mengombinasikannya dengan deodorant jika punya masalah bau badan yang mengganggu. Jadi, pakai deodorant dulu dengan tipikal wangi yang mirip, baru setelahnya semprotkan parfum di area baju atau kulit tubuh.
6. Pakai Pelembap sebelum Semprot Parfum
Sedikit disinggung di atas, kulit yang lembap bisa membuat aroma parfum menjadi lebih kuat. Maka dari itu, kamu bisa menggunakan body lotion pada permukaan kulit sebelum nantinya menyemprot wewangian.
Jika takut aromanya bertabrakan, cari saja pelembap tanpa pewangi. Tujuannya agar aroma pelembap dan parfum nantinya saling bersinggungan.
7. Menyesuaikan Parfum dengan Cuaca
Saat menginginkan cara memakai parfum agar tahan lama, pemilihannya juga perlu diperhatikan. Jika ingin wanginya awet dan tak mengganggu orang sekitar, sesuaikan juga dengan kondisi atau cuaca.
Contoh mudahnya adalah tidak memakai parfum beraroma kuat saat panas. Selain cepat menguap, pemakaiannya juga dapat membuat orang di sekitar terganggu, bahkan bisa pusing karena ikut menghirupnya.
8. Simpan Parfum di Tempat Sejuk
Cara pakai parfum yang benar berikutnya adalah dengan menyimpannya di tempat sejuk. Pada beberapa jenis, suhu tinggi bisa merusak kualitas parfum dan menjadikan aromanya rusak.
9. Jangan Semprot ke Rambut Secara Langsung
Jika ingin memakai untuk rambut, jangan langsung menyemprot parfum ke bagian tersebut. Sebab, beberapa kandungan di dalamnya dapat membuat rambut kering.
Jika ingin wangi dari rambut, gunakan saja hair mist. Apabila tidak memungkinkan, bisa semprotkan parfum ke sisir sebelum mulai menyisir rambut.
10. Semprot Secukupnya
Apabila ingin hasil optimal, kamu bisa menyemprotkan parfum sebanyak 2 sampai 3 kali. Jika satu kali saja, aromanya bisa kurang maksimal dan mudah hilang karena tidak merata.
Namun, jangan juga berlebihan. Selain membuat parfum boros, pemakaian berlebih dapat menjadikan baunya cukup kuat.
Itulah tadi sejumlah cara pakai parfum yang benar agar tahan lama. Bersama penerapan yang tepat, kamu bisa menjaga aroma tetap wangi dan lama tanpa harus repot menyemprot ulang.



